Pagi hari yang cerah dan segar selalu menjadi waktu yang tepat untuk menikmati hari libur. Dan tidak terkecuali untuk liburan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember 2023 mendatang. Saya memutuskan untuk mencari sarapan pagi di wilayah Solo dan Jogja, yang merupakan tempat saya tinggal saat ini. Biasanya, sarapan di kedua kota ini dikenal dengan menu nasi liwet, gudeg, dan soto. Namun pada pagi ini, saya memilih untuk mencoba soto yang menjadi salah satu menu favorit saya. Sebelumnya, saya ingin menjelaskan tentang liburan Natal dan juga tentang soto yang akan saya santap.

Liburan Natal adalah perayaan umat Kristiani yang diperingati sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Di Indonesia, Natal selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang karena identik dengan suasana yang hangat dan penuh kegembiraan. Di Solo dan Jogja, banyak tempat wisata yang menawarkan berbagai kegiatan menarik selama hari Natal. Namun, kali ini saya lebih memilih untuk menikmati pagi yang tenang dan bersantap di soto di tengah hiruk pikuk kota.

Soto merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terdiri dari kuah kaldu yang gurih dengan berbagai macam bahan tambahan seperti daging, sayuran, dan rempah-rempah. Di Solo, terdapat berbagai jenis soto yang memiliki keunikan masing-masing, salah satunya adalah soto Semarang. Soto ini memiliki ciri khas dengan adanya taburan bawang goreng di dalamnya yang memberikan rasa yang khas dan berbeda dari soto-soto lainnya.

Setelah beberapa saat menyusuri jalanan Solo di pagi hari yang masih sepi, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti di soto seberang depan pasar Kadipolo. Pasar ini sudah terkenal sebagai tempat yang ramai dan menjadi pusat perdagangan di kota Solo. Namun, pada pagi ini pasar masih sepi karena baru buka pukul 06.00. Saya memutuskan untuk menunggu di depan lapak soto yang baru saja buka dan menikmati suasana pagi yang tenang.

Saat lapak soto sudah siap, saya tidak terkejut melihat sudah banyak orang yang mengantri di belakang saya. Meskipun baru pukul 06.00, namun ternyata banyak orang yang sudah ingin menikmati sarapan soto di pagi hari. Dengan cepat, saya menempati salah satu bangku kursi yang baru saja disiapkan dan menikmati hidangan soto yang masih hangat.

Selama menunggu antrian, saya dapat melihat gambaran hiruk pikuk pasar di pagi hari. Para pedagang mulai membuka lapak mereka dan mempersiapkan semua barang dagangan mereka. Sementara itu, para pembeli mulai berdatangan dan memilih-milih barang yang mereka butuhkan. Suasana ini semakin hangat dengan adanya bau-bauan makanan yang menggugah selera dari berbagai lapak yang sudah buka. 

Saya harus menunggu beberapa saat sebelum soto saya siap disajikan. Banyak yang meminta didahulukan, terutama para warga sepuh yang juga menikmati makan di sini.

Kuah soto yang panas sempurna dengan teh hangat yang saya pesan. Sebenarnya, saya memesan es teh, namun sayangnya tehnya belum datang. Tidak masalah, karena suasana pagi yang sejuk serta aroma soto yang menggoda sudah membuat saya merasa nyaman.

Soto ayam yang saya pesan ini merupakan gaya Semarangan. Kuah kaldu ayamnya berwarna kuning dan terlihat ada taburan bawang goreng yang membuatnya semakin menggoda. Terasa ada aroma bawang yang khas di lidah, namun tidak begitu dominan. Ini pas berpadu dengan rasa ayam yang gurih. Saya juga menambahkan 2 potong tempe mendoan dan sedikit sambal beserta kecap manis di atas kuah soto. Hal ini membuat rasa soto semakin maksimal.

Sedikit penjelasan mengenai tempe mendoan, yaitu tempe yang dipotong tipis dan digoreng dengan tepung beras yang dicampur dengan rempah-rempah. Hal ini membuat tempe mendoan menjadi renyah dan enak untuk dinikmati sebagai pelengkap soto.

Saya sangat menikmati semangkuk kecil soto ayam ini di depan pasar Kadipolo Solo. Rasanya yang lezat dan hangat sempurna untuk menemani pagi saya yang penuh dengan kegiatan. Tidak hanya itu, suasana di sini juga sangat ramai dengan keramaian dari para pedagang dan pengunjung pasar. Saya merasa seperti terlibat dalam kehidupan sehari-hari warga Solo.

Setelah selesai menikmati soto ayam, saya menutup sarapan pagi saya dengan segelas teh hangat yang manis. Rasanya yang manis dan hangat membuat saya semakin merasa nyaman dan puas. Saya membayar dan segera pulang untuk melanjutkan kegiatan saya.

Di Solo, saya merasa dapat menemukan nuansa yang tenang dan damai. Warga-warganya yang ramah dan makanan yang murah membuat saya semakin jatuh cinta pada kota ini. Tidak heran jika Solo sering disebut sebagai kota yang penuh dengan makanan lezat dan warga yang ramah.

Pasar Kadipolo Solo merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta kuliner. Banyak makanan lezat yang dapat dinikmati di sini dengan harga yang terjangkau. Soto ayam yang saya nikmati tadi adalah salah satu contohnya. Rasanya yang lezat dan aroma yang menggoda membuat saya ingin kembali untuk menikmati soto di sini.

Tidak hanya itu, suasana ramai dan penuh kegiatan di pasar ini juga membuat saya merasakan kehidupan warga Solo yang sebenarnya. Saya merasa seperti terlibat dalam kegiatan sehari-hari mereka. Dan tentunya, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba makanan khas Solo seperti soto ayam di pasar Kadipolo Solo.

Inilah pengalaman yang tidak terlupakan bagi saya di kota Solo. Berbagai macam makanan lezat, suasana yang tenang dan damai, serta warga yang ramah membuat saya semakin jatuh cinta pada kota ini. Solo memang memiliki pesona tersendiri yang sulit dilupakan, terutama bagi pecinta kuliner seperti saya.

VIDEO GALERI

BERBURU SARAPAN KULINER SOLO TIMLO SOLO DI PASAR KADIPOLO SOLO [VIDEO SATU]


Penjelasan video "BERBURU SARAPAN KULINER SOLO TIMLO SOLO DI PASAR KADIPOLO SOLO" oleh SOLONYAMAN dengan penjelasan:

LOKASI DIDALAM PASAR, WARUNG INI MENJUAL NASI TIMLO CUMAN 9RIBUAN Cuaca mendung kadang gerimis cocok nih buat makan yg seger2. Nah satu referensi kuliner yang segar, gurih dan berkuah hangat selain….

Video berjudul "BERBURU SARAPAN KULINER SOLO TIMLO SOLO DI PASAR KADIPOLO SOLO" diunggah oleh SOLONYAMAN. Video ini merupakan urutan ke-25 (Dua puluh lima) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 89 (Delapan puluh sembilan) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-1 (Satu) dari artikel ini.

KELILING KOTA SOLO MENYUSURI KEKAYAAN BUDAYA NUSANTARA | PASAR GEMBLEGAN KADIPOLO PASAR KEMBANG SOLO [VIDEO DUA]


Penjelasan video "KELILING KOTA SOLO MENYUSURI KEKAYAAN BUDAYA NUSANTARA | PASAR GEMBLEGAN KADIPOLO PASAR KEMBANG SOLO" oleh dpdsg dengan penjelasan:

KELILING KOTA SOLO MENYUSURI KEKAYAAN BUDAYA NUSANTARA | Pasar Gemblegan Kadipolo Pasar Kembang Solo #wisatasolo #kotasurakarta #surakarta #solo #jawatengah #motoran #suasanakampung #suasanapedesaan….

Video berjudul "KELILING KOTA SOLO MENYUSURI KEKAYAAN BUDAYA NUSANTARA | PASAR GEMBLEGAN KADIPOLO PASAR KEMBANG SOLO" diunggah oleh dpdsg. Video ini merupakan urutan ke-26 (Dua puluh enam) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 803 (Delapan ratus tiga) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-2 (Dua) dari artikel ini.

BAKSO KADIPOLO TERENAK DI SOLO - KULINER SOLO [VIDEO TIGA]


Penjelasan video "BAKSO KADIPOLO TERENAK DI SOLO - KULINER SOLO" oleh Traveler Jakarta dengan penjelasan:

Hello Sahabat Travelers Divideo hari ini saya mau ajak kalian cobain Bakso Kadipolo infonya terenak di Kota Solo. Harganya juga murah dan sekarang sudah tersedia prasmanan masakan Khas Jawa juga. Jadi….

Video berjudul "BAKSO KADIPOLO TERENAK DI SOLO - KULINER SOLO" diunggah oleh Traveler Jakarta. Video ini merupakan urutan ke-27 (Dua puluh tujuh) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 1991 (Seribu sembilan ratus sembilan puluh satu) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-3 (Tiga) dari artikel ini.

FOTO GALERI

FOTO KESATU

FOTO KEDUA

FOTO KETIGA

FOTO KEEMPAT

About the Author

Fatah Anggoro Yudho, S.H.

Collaborator & Editor

Alumni Universitas Negeri di Solo.

View All Articles