Pada tanggal 26 Desember 2023, Penulis bersama dengan Istri mengunjungi kota tua, di area kota tua tersebut tampak sebuah bangunan megah yang sering disebut sebagai stasiun beos.

Stasiun Beos yang berlokasi di Jalan Lada, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110, atau lebih dikenal sebagai Stasiun Jakarta Kota, merupakan salah satu stasiun kereta api yang strategis di kota tua Jakarta. Terletak di kawasan yang kaya akan bangunan bersejarah, stasiun ini menjadi salah satu tempat wajib dikunjungi bagi para penggemar sejarah dan pecinta kereta api.

Stasiun Jakarta Kota memiliki desain bangunan yang unik dan menarik. Pada denahnya, terlihat jelas bahwa stasiun ini terdiri dari berbagai ruangan yang memiliki fungsi yang berbeda. Di bagian tengah bangunan terdapat peron untuk naik turun kereta, disertai dengan akses yang mudah dan nyaman untuk penumpang. Di sisi kanan peron, terdapat tempat komersial yang tersusun secara linear dan menjual berbagai makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan para penumpang. Sementara itu, di sisi kiri peron terdapat ruang-ruang servis seperti toilet, mushola, TPA, dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang lainnya.

Selain itu, di sisi selatan bangunan terdapat ruang loket dan pelayanan untuk memudahkan para penumpang dalam membeli tiket dan mendapatkan informasi seputar perjalanan kereta api. Ruang loket ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mesin tiket dan ATM agar lebih praktis dan efisien.

Stasiun Jakarta Kota, atau yang lebih dikenal dengan Stasiun Beos, merupakan salah satu stasiun kereta api tertua di Jakarta. Stasiun ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya, karena selain bangunannya yang kuno dan bersejarah, stasiun ini juga memiliki nilai historis yang tinggi. Stasiun ini juga merupakan stasiun tujuan terakhir dari perjalanan kereta api, seperti halnya Stasiun Surabaya Kota dan Stasiun Semut di Surabaya yang juga menjadi cagar budaya.

Stasiun Surabaya Kota, atau yang lebih dikenal dengan Stasiun Gubeng, merupakan stasiun kereta api tertua di Jawa Timur yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Stasiun ini memiliki arsitektur yang khas dengan adanya atap bergelombang yang terbuat dari seng. Di dalam stasiun ini, terdapat beberapa situs bersejarah seperti monumen peringatan peristiwa 10 November dan monumen peringatan Revolusi Nasional 1945.

Sedangkan Stasiun Semut di Surabaya, atau yang lebih dikenal dengan Stasiun Pasar Turi, juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya karena merupakan stasiun kereta api tertua kedua di Surabaya yang masih beroperasi hingga saat ini. Stasiun ini juga memiliki nilai historis yang tinggi, karena pernah dijadikan sebagai markas tempat perundingan antara Jepang dan Inggris pada masa Perang Dunia II.

Pada masa lalu, Stasiun Jakarta Kota atau Stasiun Beos telah sangat terkenal, bahkan nama Beos pernah dijadikan sebagai judul acara oleh sebuah stasiun televisi swasta. Namun, hanya sedikit warga Jakarta yang mengetahui arti dari kata Beos yang ternyata memiliki banyak versi. Versi pertama, Beos merupakan kependekan dari Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschapij (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur), sebuah perusahaan swasta yang menghubungkan Batavia dengan Kedunggedeh. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1863 dan merupakan perusahaan kereta api pertama di Hindia Belanda.

Kedua, stasiun ini memiliki nama lain Batavia En Omstreken yang memiliki arti Batavia dan Sekitarnya. Nama ini merujuk pada fungsi stasiun ini sebagai pusat transportasi yang menghubungkan Kota Batavia dengan kota-kota lain seperti Bekassie (Bekasi), Buitenzorg (Bogor), Parijs van Java (Bandung), Karavam (Karawang), dan lain-lain.

Dahulu, pada akhir abad ke-19, Batavia telah memiliki lebih dari dua stasiun kereta api. Salah satunya adalah Batavia Noord (Batavia Utara) yang terletak di sebelah selatan Museum Sejarah Jakarta saat ini. Nama stasiun ini kemudian berubah menjadi Batavia Zuid yang berarti Stasiun Batavia Selatan. Penambahan kata "zuid" ini dilakukan untuk membedakan dengan stasiun Batavia Noord.

Museum Sejarah Jakarta sendiri merupakan bekas stasiun Batavia Noord yang kini telah direnovasi menjadi museum. Stasiun ini awalnya dimiliki oleh perusahaan kereta api Nederlandsch-Indische Spoorweg dan merupakan terminus untuk jalur Batavia-Buitenzorg. Pada tahun 1913, jalur tersebut dijual kepada pemerintah Hindia Belanda dan dikelola oleh Staatsspoorwegen.

Jalur kereta api Batavia-Buitenzorg ini merupakan salah satu jalur kereta api tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1873. Jalur ini memiliki panjang sekitar 37 km dan menghubungkan Batavia (Jakarta) dengan Buitenzorg (Bogor). Staatsspoorwegen, yang merupakan perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, memiliki peran penting dalam pengembangan jalur kereta api ini.

Saat itu, kawasan Jatinegara dan Tanjung Priok belum termasuk dalam gemeente Batavia. Oleh karena itu, stasiun Batavia Zuid dibangun pada tahun 1870 sebagai stasiun pengganti stasiun Batavia Noord yang sudah terlalu kecil untuk menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat. Namun, stasiun ini kemudian ditutup pada tahun 1926 untuk direnovasi menjadi bangunan yang kini ada.

Renovasi stasiun Batavia Zuid selesai pada tanggal 19 Agustus 1929 dan secara resmi digunakan pada tanggal 8 Oktober 1929. Acara peresmiannya dilakukan secara besar-besaran dengan penanaman kepala kerbau oleh Gubernur Jendral jhr. A.C.D. de Graeff yang berkuasa pada Hindia Belanda dari tahun 1926 hingga 1931.

Dengan dibukanya stasiun Jakarta Kota yang baru, stasiun Batavia Zuid pun resmi ditutup dan dibongkar pada tahun 1930. Pada saat tersebut, stasiun Jakarta Kota tercatat sebagai stasiun kereta api terbesar di Hindia Belanda dengan arsitektur yang megah dan fasilitas yang lengkap.

Kini, stasiun Jakarta Kota masih beroperasi sebagai salah satu stasiun kereta api yang sibuk di Jakarta. Selain itu, stasiun ini juga memiliki nilai sejarah yang penting sebagai salah satu saksi bisu perkembangan transportasi kereta api di Indonesia.

Secara keseluruhan, Stasiun Jakarta Kota atau Stasiun Beos merupakan salah satu stasiun yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Selain sebagai tempat transit untuk perjalanan kereta api, stasiun ini juga memiliki nilai sejarah yang tinggi serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memudahkan para penumpang. Jadi, tidak ada salahnya jika kita mengambil sedikit waktu untuk mengunjungi stasiun ini dan menikmati keindahannya.

VIDEO GALERI

SUASANA STASIUN JAKARTA KOTA RAMAI PENUMPANG LIBURAN KE KOTA TUA JAKARTA | MAUL'S TRIP [VIDEO KOSONG]


Penjelasan video "SUASANA STASIUN JAKARTA KOTA RAMAI PENUMPANG LIBURAN KE KOTA TUA JAKARTA | MAUL'S TRIP" oleh Maulana Mahendra dengan penjelasan:

Suasana Jakarta Kota diramaikan penumpang yang baru aja libur lebaran di kawasan Kota Tua, Jakarta. Penumpang-penumpang terlihat bergerombol memasuki KRL Commuter Line tujuan Bogor. Pasti ada juga….

Video berjudul "SUASANA STASIUN JAKARTA KOTA RAMAI PENUMPANG LIBURAN KE KOTA TUA JAKARTA | MAUL'S TRIP" diunggah oleh Maulana Mahendra. Video ini merupakan urutan ke-127 (Seratus dua puluh tujuh) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 5480 (Lima ribu empat ratus delapan puluh) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-0 (Kosong) dari artikel ini.

6 FAKTA TENTANG STASIUN JAKARTA KOTA || ADA PERESMIAN DENGAN TANAM KEPALA KERBAU !!! [VIDEO SATU]


Penjelasan video "6 FAKTA TENTANG STASIUN JAKARTA KOTA || ADA PERESMIAN DENGAN TANAM KEPALA KERBAU !!!" oleh Aprilya78 Channel dengan penjelasan:

6 FAKTA TENTANG STASIUN JAKARTA KOTA || ADA PERESMIAN DENGAN TANAM KEPALA KERBAU !!! Hallo sobat semua jumpa lagi di Aprilya78 Channel di video kali ini kita akan memberi tahu 6 fakta tentang stasiun….

Video berjudul "6 FAKTA TENTANG STASIUN JAKARTA KOTA || ADA PERESMIAN DENGAN TANAM KEPALA KERBAU !!!" diunggah oleh Aprilya78 Channel. Video ini merupakan urutan ke-128 (Seratus dua puluh delapan) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 502 (Lima ratus dua) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-1 (Satu) dari artikel ini.

PERGANTIAN JALUR KERETA DI STASIUN JAKARTA KOTA, TANPA KRL TUJUAN BEKASI/CIKARANG | MAUL'S TRIP [VIDEO DUA]


Penjelasan video "PERGANTIAN JALUR KERETA DI STASIUN JAKARTA KOTA, TANPA KRL TUJUAN BEKASI/CIKARANG | MAUL'S TRIP" oleh Maulana Mahendra dengan penjelasan:

Stasiun Jakarta Kota yang dulunya menjadi stasiun awal pemberangkatan 3 Lin Commuter Line, sekarang tinggal 2 aja gaes! Lin Bogor dengan rute Jakarta Kota - Depok - Bogor/Nambo, dan Lin Tanjung Priok….

Video berjudul "PERGANTIAN JALUR KERETA DI STASIUN JAKARTA KOTA, TANPA KRL TUJUAN BEKASI/CIKARANG | MAUL'S TRIP" diunggah oleh Maulana Mahendra. Video ini merupakan urutan ke-129 (Seratus dua puluh sembilan) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 34631 (Tiga puluh empat ribu enam ratus tiga puluh satu) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-2 (Dua) dari artikel ini.

TUTORIAL TRIP | SPESIAL REQUEST CARA MENUJU STASIUN BOGOR DARI STASIUN JAKARTA KOTA [VIDEO TIGA]


Penjelasan video "TUTORIAL TRIP | SPESIAL REQUEST CARA MENUJU STASIUN BOGOR DARI STASIUN JAKARTA KOTA" oleh JANG KAMAL dengan penjelasan:

tutorial cara menuju stasiun Bogor dari stasiun Jakarta kota tonton video nya sampai habis ya agar bisa sampai di tujuan jangan setengah hawatir salah naik atau pun salah transit jadi tonton sampai….

Video berjudul "TUTORIAL TRIP | SPESIAL REQUEST CARA MENUJU STASIUN BOGOR DARI STASIUN JAKARTA KOTA" diunggah oleh JANG KAMAL. Video ini merupakan urutan ke-130 (Seratus tiga puluh) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 5153 (Lima ribu seratus lima puluh tiga) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-3 (Tiga) dari artikel ini.

FILM DOKUMENTER SISI STASIUN JAKARTA KOTA (BEOS) [VIDEO EMPAT]


Penjelasan video "FILM DOKUMENTER SISI STASIUN JAKARTA KOTA (BEOS)" oleh Paulus Echya dengan penjelasan:

Film Dokumenter berkisah tentang stasiun Jakarta Kota (Beos) mulai dari Sejarah bangunan berdiri, sampai dengan arsitektur. Director: Paulus Echya Editor: Paulus Echya Cameraman: Adrian Octavianus,….

Video berjudul "FILM DOKUMENTER SISI STASIUN JAKARTA KOTA (BEOS)" diunggah oleh Paulus Echya. Video ini merupakan urutan ke-131 (Seratus tiga puluh satu) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 6798 (Enam ribu tujuh ratus sembilan puluh delapan) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-4 (Empat) dari artikel ini.

FOTO GALERI

FOTO KESATU

About the Author

Swante Adi Krisna, S.H.

Collaborator & Editor

Website Programmer Autodidak sejak 2003, Graphic Designer Autodidak sejak 2002, Blogger sejak 2008, Jamaican Music Enthusiast sejak 2005, Gooners sejak 1998, Sarjana Hukum Pidana, dan sekarang Bagian Keluarga Besar Biro Hukum Kementerian Pertahanan.

View All Articles