Pada tanggal 26 Desember 2023, Penulis bersama istri memutuskan untuk menghabiskan waktu liburan di kota tua Jakarta. Kota tua yang terkenal dengan sejarahnya yang kaya dan bangunan-bangunannya yang masih mempertahankan keaslian zaman kolonial Belanda. Setelah berkeliling di Taman Fatahillah yang menjadi pusat wisata kota tua, Penulis menemukan sebuah bangunan bersejarah yang menarik perhatiannya. Tertulis di atas pintu masuknya adalah kata "Museum Wayang".

Tempat ini terletak di kawasan kota tua Jakarta yang tidak terlalu jauh dari stasiun Jakarta Kota. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 5.000 yang dapat dibeli di tempat, Penulis dan istri memasuki museum ini dengan menggunakan JakCard. Ternyata, museum wayang ini memiliki keistimewaan karena di dalamnya terdapat makam dari 19 gubernur jenderal Hindia Belanda beserta keluarganya. Termasuk di dalamnya adalah makam dari pendiri kota Batavia, Jan Pieterzoon Coen.

Jan Pieterzoon Coen merupakan seorang tokoh penting dalam sejarah kota Batavia, yang saat ini dikenal sebagai Jakarta. Ia adalah seorang gubernur jenderal Hindia Belanda yang pertama yang bertugas di Batavia pada tahun 1619 hingga 1623. Selama pemerintahannya, Coen berhasil membangun Batavia menjadi pusat perdagangan yang makmur dan memperkuat pengaruh Belanda di wilayah tersebut.

Namun, dibalik prestasinya yang cemerlang tersebut, Jan Pieterzoon Coen juga dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Ia pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap penduduk pribumi, seperti membunuh ribuan orang dan memindahkan penduduk lokal ke luar kota Batavia. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kekuasaan Belanda dan melindungi kepentingan dagang mereka. Tindakan ini dianggap sebagai salah satu tragedi kemanusiaan yang mengerikan dalam sejarah Indonesia.

Jan Pieterzoon Coen wafat di Batavia pada tanggal 21 September 1629. Kematiannya yang mendadak diduga akibat penyakit malaria yang dideritanya saat itu. Meskipun demikian, ia tetap dihormati dan dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah kota Batavia. Makamnya yang terletak di dalam Museum Wayang ini menjadi bukti nyata pengabdiannya selama hidup.

Selain makam Jan Pieterzoon Coen, di dalam museum ini juga terdapat makam Cornelis Speelman yang merupakan salah satu gubernur jenderal Hindia Belanda yang paling berpengaruh. Ia menjabat sebagai gubernur jenderal selama 4 tahun, dari tahun 1681 hingga 1684. Selama masa pemerintahannya, ia berhasil memperluas wilayah kekuasaan Belanda di Indonesia dan memperkuat hubungan dagang dengan negara-negara Eropa lainnya.

Namun, seperti halnya Jan Pieterzoon Coen, Cornelis Speelman juga memiliki catatan kontroversial dalam sejarahnya. Ia pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap penduduk pribumi di Jawa Timur, yang mengakibatkan kematian ribuan orang. Namun demikian, ia juga dianggap sebagai salah satu tokoh yang berhasil memperkuat kekuasaan Belanda di Indonesia.

Meskipun sudah lama berlalu, namun pengaruh dari Jan Pieterzoon Coen dan Cornelis Speelman masih dapat terlihat hingga saat ini. Museum Wayang yang merupakan tempat dimana mereka dimakamkan ini menjadi salah satu bukti kehadiran Belanda di tanah Indonesia. Museum ini juga menjadi saksi bisu dari perjalanan sejarah yang menegaskan kehadiran dan pengaruh Belanda di Indonesia.

Museum Wayang yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 27 Jakarta Barat merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta seni dan budaya Indonesia. Museum ini memiliki sejarah yang panjang dan menarik, dimulai dari bangunan fisiknya yang berasal dari tahun 1640.

Sebelum menjadi Museum Wayang, bangunan tersebut awalnya adalah tanah gereja yang dibangun pada tahun 1640 dan diberi nama de Oude Holandsche Kerk. Pada tahun 1732, bangunan ini mengalami perbaikan dan juga pergantian nama menjadi de Nieuw Holandsche Kerk. Namun sayangnya, bangunan ini pernah mengalami kerusakan yang cukup parah akibat gempa bumi yang terjadi pada tahun 1732.

Setelah kejadian tersebut, bangunan tersebut akhirnya dibeli oleh Genootshap van Kunsten en Wetwnschappen, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pengetahuan dan kebudayaan di Indonesia, dan diserahkan kepada Stichting Oud Batavia. Pada tanggal 22 Desember 1939, bangunan ini dijadikan museum dengan nama Oude Bataviasche Museum.

Pada tahun 1957, gedung tersebut kemudian diserahkan kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia yang kemudian pada tanggal 17 September 1962, diserahkan kembali kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Departemen ini kemudian menyerahkan bangunan tersebut kepada Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 23 Juni 1968 untuk dijadikan Museum Wayang.

Pada tanggal 13 Agustus 1975, Museum Wayang resmi diresmikan oleh mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yaitu Ali Sadikin. Sejak saat itu, museum ini dikelola dan diawasi oleh Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Sebagai museum yang khusus didedikasikan untuk kebudayaan Indonesia, Museum Wayang memiliki berbagai koleksi yang menarik dan beragam. Koleksi tersebut meliputi berbagai macam wayang seperti wayang kulit, wayang golek, wayang orang, dan wayang potehi. Selain itu, juga terdapat berbagai macam aksesoris, kostum, dan alat musik yang digunakan dalam pertunjukan wayang.

Selain koleksi yang beragam, Museum Wayang juga menawarkan pengalaman yang interaktif bagi pengunjungnya. Pengunjung dapat melihat pertunjukan wayang yang diadakan secara rutin di dalam museum, serta dapat melakukan tur virtual untuk mempelajari lebih dalam mengenai sejarah dan budaya wayang.

Tidak hanya sebagai tempat untuk memamerkan koleksi, Museum Wayang juga berperan penting dalam melestarikan dan mengenalkan seni wayang kepada generasi muda. Dengan adanya berbagai program pendidikan dan kebudayaan yang diadakan oleh museum, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi dan pemahaman terhadap seni wayang yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia.

Museum Wayang yang terletak di Jakarta, Indonesia, merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta seni budaya dan penikmat wayang. Museum ini memamerkan berbagai jenis dan bentuk wayang dari seluruh Indonesia, baik yang terbuat dari kayu dan kulit maupun bahan-bahan lain. Terdiri dari dua lantai, museum ini menawarkan penjelasan yang lengkap mengenai wayang, mulai dari yang berbahan kayu hingga yang berasal dari luar negeri.

Di lantai pertama, kita akan disuguhi dengan penjelasan mengenai wayang berbahan kayu. Wayang kayu merupakan salah satu jenis wayang yang paling sering ditemui di Indonesia. Wayang kayu ini biasanya dibuat dengan bentuk yang lebih detail dan memiliki nilai seni yang tinggi. Selain itu, kita juga dapat melihat berbagai macam wayang kayu dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, dan Sumatera.

Selanjutnya, di lantai kedua, terdapat penjelasan mengenai wayang berbahan kulit. Wayang kulit merupakan salah satu bentuk wayang yang paling populer di Indonesia. Wayang kulit biasanya digunakan untuk pagelaran wayang yang disertai dengan gamelan sebagai pengiringnya. Di Museum Wayang ini, kita dapat melihat berbagai macam wayang kulit dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, dan Sumatera.

Tak hanya itu, di sini juga terdapat penjelasan mengenai wayang dari luar negeri, seperti wayang dari Cina dan Kamboja. Wayang dari Cina biasanya terbuat dari tanah liat dan dimainkan dengan teknik yang berbeda. Sedangkan wayang dari Kamboja memiliki bentuk yang lebih sederhana namun memiliki kesan yang sangat unik dan khas.

Tidak hanya wayang kayu dan kulit, Museum Wayang juga mengoleksi berbagai jenis wayang lainnya, seperti wayang golek, wayang kardus, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber, dan alat-alat musik yang digunakan dalam pagelaran wayang seperti gamelan. Koleksi ini mencapai lebih dari 4.000 buah wayang, yang terdiri dari berbagai macam bahan dan bentuk.

Selain itu, pengunjung juga dapat mengetahui lebih jauh mengenai wayang kulit, golek, kardus, janur, dan beber melalui penjelasan yang ditampilkan di museum ini. Kita juga dapat melihat secara langsung alat-alat musik yang digunakan dalam pagelaran wayang, seperti gamelan dan lain-lain.

Tak hanya itu, Museum Wayang juga menampilkan boneka-boneka yang berasal dari Eropa, seperti boneka Barbie dan boneka-boneka lainnya. Namun, tidak hanya boneka-boneka dari Eropa yang ditampilkan di sini, tetapi juga boneka dari beberapa negara non-Eropa seperti Thailand, Suriname, Tiongkok, Vietnam, India, dan Kolombia.

Selain sebagai tempat untuk mempelajari mengenai wayang, museum ini juga menyajikan berbagai bentuk wayang yang menggunakan kaligrafi tulisan Arab. Salah satu contohnya adalah wayang sadad, yang merupakan salah satu bentuk wayang yang tidak umum ditemui di Indonesia. Wayang ini merupakan bukti bahwa pada masa lalu, wayang juga digunakan sebagai media dakwah dengan menyisipkan nilai-nilai agama pada ceritanya sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

Selain koleksi wayang, di sini juga terdapat silsilah turunan wayang yang menunjukkan hubungan antara berbagai jenis wayang di Indonesia. Hal ini menambah pengetahuan kita mengenai keragaman budaya Indonesia yang diwakili oleh berbagai jenis wayang.

Dalam rangka untuk mempromosikan seni dan budaya wayang, Museum Wayang juga mengadakan pagelaran wayang yang diselenggarakan setiap minggu kedua dan ketiga setiap bulannya. Pagelaran ini menampilkan berbagai jenis wayang yang dimainkan oleh dalang yang ahli. Hal ini menarik minat wisatawan asing dan domestik untuk mengunjungi museum ini.

Selain itu, bagi yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai wayang, museum ini juga menyelenggarakan workshop gratis yang dibatasi jumlah pesertanya. Workshop ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk belajar langsung dari para ahli mengenai memainkan wayang dan juga membuat wayang dengan tangan mereka sendiri.

Sebelum meninggalkan museum, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas toilet yang bersih dan toko cinderamata yang menyediakan berbagai macam cinderamata yang bagus dan menarik untuk dibeli. Dengan berbagai macam koleksi yang ditampilkan, Museum Wayang merupakan tempat yang cocok untuk mengenal lebih jauh mengenai seni dan budaya wayang yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Secara keseluruhan, Museum Wayang merupakan tempat yang sangat penting dalam memperkenalkan dan melestarikan seni dan budaya Indonesia, khususnya seni wayang. Dengan sejarahnya yang panjang dan beragam koleksi yang dimiliki, museum ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam tentang seni wayang dan kebudayaan Indonesia. Jadi, jika Anda memiliki kesempatan, jangan lupa untuk mengunjungi Museum Wayang yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara No. 27 Jakarta Barat.


VIDEO GALERI

JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA 2023 | ENDANESIA [VIDEO KOSONG]


Penjelasan video "JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA 2023 | ENDANESIA" oleh Endanesia dengan penjelasan:

Hai kawan! Video Endanesia kali ini adalah tentang perjalanan berkunjung ke Museum Wayang, pada awalnya bangunan yang digunakan oleh museum ini bernama De Oude Hollandsche Kerk atau Gereja Lama….

Video berjudul "JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA 2023 | ENDANESIA" diunggah oleh Endanesia. Video ini merupakan urutan ke-100 (Seratus) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 2419 (Dua ribu empat ratus sembilan belas) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-0 (Kosong) dari artikel ini.

EXPLORE MUSEUM WAYANG | KOTA TUA JAKARTA | TRAVEL AND STUDY [VIDEO SATU]


Penjelasan video "EXPLORE MUSEUM WAYANG | KOTA TUA JAKARTA | TRAVEL AND STUDY" oleh Kang Karta official dengan penjelasan:

Video ini di ambil pada bulan Februari sebelum adanya instruksi sosial distancing Pameran yang menampilkan koleksi wayang Jawa termasuk aneka jenis wayang, boneka,patung dan lukisan jam operasional :….

Video berjudul "EXPLORE MUSEUM WAYANG | KOTA TUA JAKARTA | TRAVEL AND STUDY" diunggah oleh Kang Karta official. Video ini merupakan urutan ke-101 (Seratus satu) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 19340 (Sembilan belas ribu tiga ratus empat puluh) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-1 (Satu) dari artikel ini.

JALAN2 KE MUSEUM WAYANG❗KETEMU ONDEL2❗ [VIDEO DUA]


Penjelasan video "JALAN2 KE MUSEUM WAYANG❗KETEMU ONDEL2❗" oleh Ilhan Asqalani dengan penjelasan:

Bangunan gedung Museum Wayang pada mulanya merupakan lokasi gereja yang didirikan VOC pada tahun 1640 dengan nama “ de oude Hollandsche Kerk “Pada tahun 1733 gereja tersebut mengalami perbaikan,….

Video berjudul "JALAN2 KE MUSEUM WAYANG❗KETEMU ONDEL2❗" diunggah oleh Ilhan Asqalani. Video ini merupakan urutan ke-102 (Seratus dua) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 248654 (Dua ratus empat puluh delapan ribu enam ratus lima puluh empat) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-2 (Dua) dari artikel ini.

JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA [VIDEO TIGA]


Penjelasan video "JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA" oleh LekWin Martodimedjo Channel dengan penjelasan:

Nuwun Sewu Ndoro Kakung Ndoro Putri Museum Wayang adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Museum Wayang memamerkan berbagai jenis dan bentuk wayang dari….

Video berjudul "JELAJAH MUSEUM WAYANG JAKARTA" diunggah oleh LekWin Martodimedjo Channel. Video ini merupakan urutan ke-103 (Seratus tiga) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 26 (Dua puluh enam) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-3 (Tiga) dari artikel ini.

WALKING AROUND MUSEUM WAYANG ~ JAKARTA OLD TOWN CITY (KOTA TUA JAKARTA) [VIDEO EMPAT]


Penjelasan video "WALKING AROUND MUSEUM WAYANG ~ JAKARTA OLD TOWN CITY (KOTA TUA JAKARTA)" oleh Walking Around dengan penjelasan:

Location Maps : https://g.page/museum-wayang?share https://en.wikipedia.org/wiki/Wayang_Museum The #WayangMuseum (Indonesian: #MuseumWayang) is a museum dedicated to Javan #wayang puppetry. The museum….

Video berjudul "WALKING AROUND MUSEUM WAYANG ~ JAKARTA OLD TOWN CITY (KOTA TUA JAKARTA)" diunggah oleh Walking Around. Video ini merupakan urutan ke-104 (Seratus empat) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 4676 (Empat ribu enam ratus tujuh puluh enam) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-4 (Empat) dari artikel ini.

CERITA DI BALIK MUSEUM WAYANG [VIDEO LIMA]


Penjelasan video "CERITA DI BALIK MUSEUM WAYANG" oleh Indonesia Insider dengan penjelasan:

.

Video berjudul "CERITA DI BALIK MUSEUM WAYANG" diunggah oleh Indonesia Insider . Video ini merupakan urutan ke-105 (Seratus lima) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 6370 (Enam ribu tiga ratus tujuh puluh) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-5 (Lima) dari artikel ini.

BIKIN KEPO, TERNYATA WAYANG DI MUSEUM WAYANG ADA YANG DARI LUAR NEGERI! | SOBAT7 KEPO (04/01/23) [VIDEO ENAM]


Penjelasan video "BIKIN KEPO, TERNYATA WAYANG DI MUSEUM WAYANG ADA YANG DARI LUAR NEGERI! | SOBAT7 KEPO (04/01/23)" oleh TRANS7 OFFICIAL dengan penjelasan:

Live Streaming : https://v7.video/livestreaming/TRANS7-Live-Streaming Bingung cari tempat buat jalan-jalan sama teman, keluarga atau pacar? Rekreasi ke Museum Wayang bisa jadi pilihan! Gak cuma lebih….

Video berjudul "BIKIN KEPO, TERNYATA WAYANG DI MUSEUM WAYANG ADA YANG DARI LUAR NEGERI! | SOBAT7 KEPO (04/01/23)" diunggah oleh TRANS7 OFFICIAL. Video ini merupakan urutan ke-106 (Seratus enam) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 4724 (Empat ribu tujuh ratus dua puluh empat) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-6 (Enam) dari artikel ini.

MUSEUM WAYANG KOTA TUA JAKARTA | WISATA SEJARAH DAN BUDAYA INDONESIA [VIDEO TUJUH]


Penjelasan video "MUSEUM WAYANG KOTA TUA JAKARTA | WISATA SEJARAH DAN BUDAYA INDONESIA" oleh heru pras official dengan penjelasan:

Museum Wayang Kota Tua Jakarta yang berlokasi di Jl. Pintu besar Utara No. 27 Jakarta Barat, berada di Kota Tua Jakarta yang dapat di jangkau melalui transportasi umum seperti KRL dan Busway. Museum….

Video berjudul "MUSEUM WAYANG KOTA TUA JAKARTA | WISATA SEJARAH DAN BUDAYA INDONESIA" diunggah oleh heru pras official. Video ini merupakan urutan ke-107 (Seratus tujuh) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 828 (Delapan ratus dua puluh delapan) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-7 (Tujuh) dari artikel ini.

ADA BONEKA SI UNYIL DI MUSEUM INI | WISATA KOTA TUA JAKARTA | MUSEUM WAYANG [VIDEO DELAPAN]


Penjelasan video "ADA BONEKA SI UNYIL DI MUSEUM INI | WISATA KOTA TUA JAKARTA | MUSEUM WAYANG" oleh Altheus Family dengan penjelasan:

Museum wayang ini terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta. Harga tiket masuknya murah meriah, hanya 5 ribu rupiah untuk dewasa, 3 ribu rupiah untuk pelajar dan mahasiswa, serta 2 ribu rupiah untuk….

Video berjudul "ADA BONEKA SI UNYIL DI MUSEUM INI | WISATA KOTA TUA JAKARTA | MUSEUM WAYANG" diunggah oleh Altheus Family. Video ini merupakan urutan ke-108 (Seratus delapan) dari website ini dan telah ditonton oleh lebih dari 338 (Tiga ratus tiga puluh delapan) penonton. Video ini juga merupakan video urutan ke-8 (Delapan) dari artikel ini.

FOTO GALERI

FOTO KESATU

FOTO KEDUA

About the Author

Swante Adi Krisna, S.H.

Collaborator & Editor

Website Programmer Autodidak sejak 2003, Graphic Designer Autodidak sejak 2002, Blogger sejak 2008, Jamaican Music Enthusiast sejak 2005, Gooners sejak 1998, Sarjana Hukum Pidana, dan sekarang Bagian Keluarga Besar Biro Hukum Kementerian Pertahanan.

View All Articles